Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

WISUDA VII STAI AN-NAWAWI PURWOREJO

Sebanyak 135 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi (STAIAN) Purworejo diwisuda, Sabtu (27/3) di ruang auditorium KH Nawawi Shiddieq kompleks Gedung Rektorat STAI An-Nawawi. Wisuda ke-VII tersebut digelar secara luring dan daring yang diarkan melalui saluran youtube.

Acara Wisuda STAI An-Nawawi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Senat KH. Achmad Chalwani MH, Ketua Yayasan An-Nawawi KHR Maulana Alwi SH, Prof Dr Muhamad Nuh, Menteri Pendidikan tahun 2009 – 2014 sekaligus Ketua PBNU 2015-2020, Staf khusus Menteri Agama Bidang Kerjasama Nuruzzaman serta Sekretaris Kopertais wilayah X Jawa Tengah Dr Ruswan MA.

Dalam sambutannya, Hj Ashfa Khoirunnisa M,Si Ketua STAI An-Nawawi Purworejo menjelaskan, acara wisuda diikuti mahasiswa dari berbagai jurusan yang ada yaitu prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) 98 orang, Awalu syakhsiyah (AS) 4 orang, Managemen Pendidikan Islam (MPI) 4 Orang dan Perbankan Syariah (PBS) 29 orang.

“Acara wisuda merupakan pertanggung jawaban kepada negara atas penyelenggaraan Pendidikan,” katanya.

Selanjutnya beliau menambahkan, di bawah naungan Yayasan An-Nawawi STAI An-Nawawi hadir untuk mengembangkan dirinya dalam rangka memenuhi ekspektasi masyarakat muslim Indonesia, khususnya warga nahdhiyyin dan akan menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Islam yang tidak hanya memiliki competitive advantages dan comparative advantages dalam berbagai aspek, namun juga memiliki reputasi sebagai center of the knowledge production & excellent character constructions (Islam Kaffah) yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai akademik ilmiah dan agama (Pendidikan berbasis Pesantren).

“Kita akan mencetak cendikiawan hari esok dengan mahasiswa yang santri dan santri yang mahasiswa. Progesif dinamis dan mencetak kulusan integrity capabilty serta qurani,” pungkasnya.

Sekretaris Kopertais wilayah X Jawa Tengah Dr. Ruswan MA menjelaskan, bahwa di Jawa Tengah terdapat 50 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dari 50 tersebut 8 diantaranya merupakan Universitas, 3 merupakan Institut dan 39 lainnya adalah sekolah tinggi.

“Dari 50 berbasis yang berbasis pesantren ada 9, Yang dipimpin perempuan ada 4 salah satunya adalah STAI An-nawawi,” katanya.

Lebih lanjur Dr Ruswan MA membeberkan, saat ini STAI An-Nawawi Purworejo sudah menyelenggarakan empat Prodi, yakni Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah (Mu’amalah), Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Program Studi Perbankan Syariah, dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

“Kami sangat mengapresiasi semangat modernisme dalam aspek-aspek formalitas di STAI An-Nawawi, semoga STAI An-Nawawi menjadi Kampus Merdeka bisa menjadi contoh kurikulum yang terintegrasi dengan Pesantren,” pungkasnya.

Editor: Miftah

Bagikan